15 Tahun Tak Sejalan, Dua Lembaga Adat Kesultanan Buton Akhirnya Bersatu

In Baubau, TERKINI

BAUBAU, WARAWARANEWS.com – Selama 15 Tahun Kedua Lembaga Adat Kesultanan Buton versi Rau dan Baadia yang selama ini berbeda akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) mengajak ke dua lisme dan sepakat bersatu di gedung Aula lantai dua kantor Wali Kota Baubau Palagimata, Senin (5/8/2024).

Pj Walikota Baubau, Dr. H. Muh. Rasman Manafi., SP., M.Si  mengatakan, lembaga adat yang tidak sepemahaman, dan sadari oleh masyarakat Buton, lembaga adat tidak hanya satu ternyata lebih dari satu sehingga Pemerintah daerah yang membangun budaya menjadi pembahasan Pemkot.

“Jadi, ini merupakan beberapa toko adat yang mau dipertemukan sehingga beberapa kali pertemuan ada kesamaan berpikir, sehingga berangkat dari keinginan untuk mempertemukan (bersatu) ke dua lembaga adat dan kita kumpul disini,”tutur Rasman saat mengelar konferensi pers digedung Aula kantor Walikota Baubau.

Ditempat yang sama, Asisten I Setda Kota Baubau La Ode Aswad, S.Sos, M.Si, dengan adanya kesepakatan Lembaga Adat Kesultanan Buton mengakhiri polemik dua versi Lembaga Adat Kesultanan Buton yang sudah memakan waktu yang cukup lama yakni kurang lebih 15 tahun, sehingga dengan pemerintah dapat menjadi mudah.

“Jadi, kedua lembaga adat Buton sudah bersatu, kemudian untuk  sementara lembaga adat Buton berkantor di sekretariat Walikota Baubau dan itu pemerintah Kota sudah sepakat,”kata Aswad didepan awak media.

Ditempat yang sama Bonto Ogena Lembaga Adat Kesultanan Buton versi Rau Drs Abdul Wahid menyampaikan, selama 15 tahun terjadi dualisme kepemimpinan, namun dipertemukan dalam jumpa pers tidak ada lagi kepemimpinan dualisme.

“Jadi, kita perlu pahami bersama bahwa hari ini (pertemuan dua lembaga adat) tidak ada lagi kepemimpinan dualisme, yang ada itu hanya satu yaitu lembaga adat Kesultanan Buton,”ungkap Abdul Wahid.

Sementara salah satu toko Agama Drs. H. Hasidin Sadif, M.Sc mengatakan, pertemuan ini tidak ujuk-ujuk sehingga bisa bersatu malainkan melalui proses panjang. Sehingga dengan kesempatan ini kita bisa bersatu kembali.

“Alhamdulillah hari ini mudah-mudahan harapan kita sudah terwujud yaitu pemerintah kota sudah mempersatukan. Dan ini kita tidak membeda-bedakan kepimpinan karena dalam waktu yang singkat dapat bersatu kembali lembaga adat Kesultanan Buton,”jelasnya.

Hasidin berharap, ketika sudah dilantik menjadi pemangku adat Buton agar menjalankan tugasnya serta saling berkoordinasi merangkul dan tidak lagi saling gontok-gontokan.

“Mari kita bersatu jangan lagi kita robah-robah apa yang telah dititipkan oleh leluhur kita. Adapun masalah yang lalu kita kasih putus saja. karena ini untuk masa kejayaan Buton,”tutup Hasidin. (Man)

Join Our Newsletter!

Love Daynight? We love to tell you about our new stuff. Subscribe to newsletter!

You may also read!

STAI Baubau Gelar Ujian Komprehensif dan Munaqosyah Skripsi

BAUBAU, WARAWARANEWS.com - Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Islam Qaimuddin (YPIQ STAI) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengelar ujian

Read More...

Edarkan Narkoba, Dua Pemuda Di Baubau Ditangkap Polisi

BAUBAU, WARAWARANEWS.com - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Baubau mengamankan dua pria asal Kota Baubau dan Kabupaten Muna. Keduanya

Read More...

Pemkot Baubau Launching Aplikasi Lintas

BAUBAU, WARAWARANEWS.com - Menuju era globalisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Baubau Sulawesi

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu