BAUBAU, WARAWARANEWS.com – Sebanyak 32 warga di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), terdampak angin puting beliung pada hari Rabu 3 Desember 2025 yang melanda Dua Kelurahan. Dinas Sosial Kota Baubau salurkan bantuan berupa Sembilan bahan Pokok (Sembako).
Menurut data Dinas Sosial Kota Baubau mencatat, ada 16 Kepala Keluarga (KK) berasal dari Kelurahan Lipu, Lingkungan Topas 3, Kecamatan Betoambari yang terkena dampak angin puting beliung dan 14 KK lainnya dari Kelurahan Sula.
Kepala Dinas Sosial Kota Baubau, Hanaruddin mengatakan, bantuan langsung disalurkan setelah proses pendataan rampung. Pihaknya telah menyalurkan bantuan di Dua Kelurahan.
“Kami sudah melakukan penyerahan bantuan di Topas dan Sula. Total warga terdampak 32. Bantuan ini merupakan kebutuhan dasar sebagai standar pelayanan minimal,” tutur Hanarudin saat diwawancara pada awak media, Jumat (5/12/2025).
Kepala Dinas Sosial Kota Baubau menambhkan, setiap keluarga menerima bantuan beras seberat 25 kilogram, Satu dos mi instan, dan Satu rak telur. Bantuan tersebut tidak dimaksudkan mengganti seluruh kerugian warga, tetapi menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Daerah.
“Jumlahnya memang tidak bisa menggantikan kerusakan yang dialami warga, tetapi ini bentuk perhatian pemerintah dengan segala keterbatasan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengadaan bantuan biasanya dilaksanakan setelah terjadi bencana. Stok perlengkapan kebencanaan seperti tikar dan terpal banyak terpakai untuk penanganan sejumlah bencana tahun ini, sehingga bantuan yang diberikan kepada korban angin kencang sebatas kebutuhan pokok. Kendati demikian, anggaran untuk penanggulangan bencana tetap tersedia.
“Begitu ada kasus, paling cepat hari itu atau paling lambat besok sudah kami salurkan bantuannya. Anggarannya memang sudah disediakan,” ungkap Hanarudin.
Dijelaskan pula, jenis bantuan disesuaikan dengan karakteristik bencana. Pada kebakaran, korban biasanya kehilangan pakaian sehingga bantuan sandang menjadi prioritas.
“Pemerintah Kota Baubau memastikan penanganan awal bagi warga terdampak dan telah menyalurkan sembako berjalan cepat sesuai standar pelayanan minimal bantuan sosial,” tutup Kadis Sosial.
Diketahui, tragedi angin puting beliung yang terjadi beberapa hari lalu tidak ada korban jiwa.



