MUNA, WARAWARANEWS.com– Kapal penumpang yang tenggelam di Pelabuhan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Minggu petang (1/2/2026), meninggalkan trauma bagi sebagian penumpangnya.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah penumpang nekat melompat ke laut dan berenang melawan ombak menuju daratan berupa kawasan hutan bakau di sekitar pelabuhan.
Kapal cepat yang mengangkut 28 penumpang dan empat anak buah kapal (ABK) itu sebelumnya berlayar dari Pelabuhan Laino, Raha, menuju Pelabuhan Maligano dengan kondisi cuaca yang semula tenang.
Namun, di tengah perjalanan, badai tiba-tiba datang disertai angin kencang, hujan deras, dan gelombang tinggi yang menghantam kapal.
Salah seorang penumpang, Sukirman, menuturkan bahwa air laut mulai masuk melalui bagian buritan kapal akibat terjangan gelombang.
“Air masuk dari bagian belakang kapal, sehingga tidak bisa dipompa keluar. Air laut terus masuk dan bagian depan kapal mulai terangkat,” ujar Sukirman kepada sejumlah media, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Mesin kapal kemudian mati, sementara udara terus memenuhi badan kapal. Seluruh penumpang pun diminta mengenakan jaket pelampung.
“Kami memakai pelampung. Ada sekitar delapan orang yang turun menggunakan tangga, sementara yang lain berenang. Sebagian masih sempat berpegangan pada speed (kapal),” katanya.
Sebagian penumpang akhirnya meloncat ke laut di tengah ombak yang cukup ganas dan berenang menuju hutan bakau yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian.
Tak lama kemudian, sebuah kapal lain mendekat untuk mengevakuasi penumpang yang masih berada di atas kapal yang tenggelam.
“Semua penumpang selamat. Setelah dievakuasi, seluruh penumpang dibawa ke puskesmas dan kondisi mereka sehat,” ucap Sukirman.
Sebelumnya diberitakan, kapal penumpang GT 06 yang berlayar dari Pelabuhan Raha menuju Pelabuhan Maligano, Kabupaten Muna, tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi pada Minggu (1/2/2026) petang.
Beruntung, seluruh penumpang yang berjumlah 28 orang serta empat ABK berhasil selamat dan dievakuasi ke daratan.
Dalam video amatir yang beredar, tampak kapal diterjang gelombang tinggi. Sejumlah penumpang terlihat melompat ke laut di tengah badai dan berenang menuju daratan yang jaraknya cukup dekat dari lokasi kejadian.



