BAUBAU, WARAWARANEWS.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 2 TPS Lokasi Khusus (Lokus). Lokus itu berada di Lapas Kelas II A Baubau dan Pesantren Al-Amanah. Dari Lokus Lapas tersebut terdapat 533 jumlah Data Pemili Tetap (DPT) Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Baubau Muhammad Nur Aksa mengatakan, Data Lokus yang diambil dari Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) merupakan mekanisme pelaporan dan konsolidasi pengelolaan data Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dari data Lapas tersebut serahkan DPT ke KPU Kota Baubau untuk di Verifikasi saat mengelar rapat koordinasi.
“Jadi, data awal yang sudah kami input sampai dengan hari ini berjumlah 533 orang, namun dari data tersbut masih di Verifikasi KPU Baubau,” kata Aksa saat ditemui di ruang kerjanya pada awak media WARAWARANEWS.com, Selasa (16/7/2024).
Kasih Binadik menambahkan, DPT 533 yang masih di Verifikasi KPU sudah termasuk di luar Kota Baubau. Sedikitnya 42 orang belum ditemukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga menjadi catatan penting WBP pada saat rapat koordinasi yang diadakan.
“Jadi, nanti kolaborasi KPU dan Duk Capil ketahuan,” tutur Aksa.
Dijelaskan pula, ada 21 orang WBP yang mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) sebelum pelaksanaan Pilkda pada tanggal 27 November 2024. Namun Lapas Baubau tetap memasukan data tersebut dan telah diantisipasi. Kemudian ada 7 orang pindah memilih yang ditempatkan diLapas Kelas III Kota Kendari, yakni Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP).
“Tetap akan masuk, karena PB bukan hak mutlak mereka (WBP). Kita bisa saja batal karena ada pelanggaran yang dilakukan dan dicabut secara otomatis. Kemudian ada 7 orang yang pindah memilih yang ditempatkan di LPP,” tutup Kasi Binadik. (Pria)