BAUBAU, WARAWARANEWS. com – Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) membuka kegiatan Sosialisasi Pendaftaran Penduduk Tahun 2025 yang digelar gedung Aula Kantor Walikota Palagimata, Kamis (4/12/2025).
Kegiatannya mencakup jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulawesi Tenggara, OPD terkait, camat, lurah, serta RT/RW.
Kegiatan tersebut fokus pada percepatan transformasi digital layanan administrasi kependudukan di Kota Baubau.
Plh Sekda Baubau, La Ode Aswad mengatakan, dorong Administratif kependudukan merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang wajib dipenuhi negara.
“Pelayanan administrasi kependudukan adalah perintah undang-undang dan menjadi bagian integral dari penyediaan hak dasar warga negara,” tutur Aswad dalam sambutannya.
Aswad menambahkan, Sosialisasi Pendaftaran Penduduk 2025 menjadi bagian dari implementasi Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) sekaligus langkah menuju jaringan Dukcapil Go Digital.
Dukcapil Baubau telah meluncurkan website dukcapilbaubau.go.id dan aplikasi layanan online Layanan Dokumen Administrasi Kependudukan (LAYDA-Ku).
Aplikasi tersebut guna mempermudah pengurusan dokumen kependudukan secara cepat, efektif, dan aman. Meski begitu, tingkat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) masih rendah.
“Baru 13.091 orang atau sekitar 11,96 persen penduduk ber-KTP yang telah mengaktivasi IKD. Ini masih jauh dari ideal sehingga perlunya sosialisasi lebih intensif,” tutupnya.
Aswad menjelaskan, masalah administrasi penduduk yang menjadi daerah transit dinilai cukup rentan terhadap masalah terkait data kependudukan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota meminta para camat, lurah, serta RT/RW untuk proaktif membantu masyarakat dalam menyediakan dokumen resmi seperti KTP-el, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran.
“Tanpa identitas yang sah, banyak hak warga yang bisa terhambat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial,”pungkasnya.



