BUSEL, WARAWARANEWS.com – Komunitas Peduli Anak dan Wanita Buton Selatan (Busel) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD dan Kantor DPC PDI Perjuangan Busel. Aksi itu dilalukan atas video anggota DPRD tidak senonoh belum mendapatkan tindakan apapun oleh partai
Dalam aksinya Komunitas Peduli Anak dan Wanita memasang bendera putih di Halam Kantor DPRD dan Kantor DPC PDI Perjuamgan Busel, Jumat 3 Oktober 2025.
Hal itu dilakukan, sebab DPC PDI Perjuangan Busel masih belum melakukan apapun terhadap salah satu kadernya berinisal JF, yang kini sudah satu tahun menjadi anggota DPRD Busel
Sehingga memberikan Somasi ke DPC PDI Perjuangan, atas salah satu anggota DPRD Busel, yang sebelumnya viral karena video beradegan tak senonoh tanpa busana sambil melakukan panggilan video dengan seorang wanita.
Dimana sebelumnya, Video berdurasi delapan detik tersebut menampilkan oknum DPRD Busel, JF sedang beradegan tak senonoh tanpa busana sambil melakukan panggilan video dengan seorang wanita yang tak jelas identitasnya.
Oknum itu melakukan panggilan video atau video call sex dengan seorang wanita melalui WhastApp yang diduga berhasil direkam layar oleh lawan bicaranya tanpa sepengetahuan JF hingga video itu pun viral di media sosial.
Koordinator Lapangan (Korlap) Komunitas Peduli Anak dan Wanita Busel, Isra Al Abdun mengungkapkan, aksi yang dilakukan karena ia melihat kasus tersebut belum ada penyelesain, bahkan hingga saat ini oknum tersebut masih menjabat sebagai anggota DPRD.
“Saya menilai ini juga mencoreng lembaga dan partai, yang membiarkan oknum perwakilan rakyat yang perbuatanya tidak sesono masih menduduki jabatannya sebagai anggota DPRD, yang sudah mau memasuki satu tahun, tapi belum ada penyelesaian. Apalagi informasinya wanita yang terekam itu diduga bukan istrinya,” jelasnya.
Ia menambahkan seharusnya partai PDI Perjuangan yang saat ini dikenal sebagai partai yang memiliki ideologi keras dan nasionalis seharusnya sejak awal mengambil sikap tegas. Dan tidak terkesan mengampuni bahkan melindungi pelaku amoral dan cabul tersebut.
“Pemasanan bendera putih itu simbol bahwa kekhawatirannya PDI Perjuangan dan DPRD Busel atas perbuatan oknum tersebut. Khususnya pada PDI perjuangan yg katanya tegas dan selalu menjaga ideologinya dan nama baik partainya” tandasnya.
Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Busel, La Ode Sahrul mengatakan, akan menindak lanjuti kembali persoalan tersebut, apa lagi DPD dan DPP juga sudah mengetahui, namun banyaknya persoalan yang terjadi, maka DPP akan menselesaikan satu persatu.
“Sudah di ketahui DPP, jadi kita tinggal menunggu keputusan DPP. Dengan adanya surat somasi ini juga, kami akan mengoordinasikan kembali secepatnya ke DPP untuk masalah tersebut dapat diselesaikan,” jelasnya.



