BAUBAU, WARAWARANEWS.com – Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) pada siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Tari Sala Mbolio yang dibawakan siswa SDN 3 Kotebengke Baubau, masuk ke tingkat Nasional untuk mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sebelumnya, SDN 3 Kotebengke meraih juara 1 Lomba kreasi tingkat Kabupaten dan Kota, kemudian lolos ke tingkat provinsi dan sekarang menuju tingkat Nasional.
Kepala SDN 3 Katobengke, La Jabi mengatakan, ada 38 provinsi yang mengikuti berbagai macam lomba FLS3N secara berani. SDN 3 Kotebengke Kota Baubau salah satu yang lolos ke tingkat Nasional yang membawakan Tari Sala Mbolio.
“Jadi, untuk mewakil provinsi Sulawesi Tenggara ke tingkat Nasional SDN 3 Kotebengke dan sekarang dalam tahap penyisihan,” beber La Jabi saat ditemui disekolah, Selasa (9/9/2025).
La Jabi menjelaskan, Tari Sala Mbolio yang dibawakan Tiga orang siswanya yakni, Nadia, Rahma Yanti, dan Nuralhayyu Rahmadhani merupakan tarian kreasi yang terinspirasi dari kehidupan anak-anak di daerah Lipu Katobengke dan Labuantae pada masa lampau.
“Tarian ini (Tari Sala Mbolio), menggambarkan suasana kebersamaan mereka saat bermain sambil membantu orang tua yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan nelayan,” tutur La Jabi.
La Jabi menambahkan, Tari Sala Mbolio dijelaskan aktivitas anak-anak yang mencabut gulma (tanaman menganggu), membersihkan mengomel, dedaunan, dan batu-batu kecil, kemudian memasukan ke dalam keranjang sambil melantunkan lagu syair.
“Tari Sala Mbolio menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan kearifan lokal budaya Kota Baubau, khususnya di Lipu Katobengke dan Labuantae, dengan mengemas aktivitas keseharian anak-anak di masa lalu ke dalam bentuk tarian kreasi yang penuh makna,” tutup Kepala Sekolah SDN 3 Kotebengke.



