BAUBAU,WARAWANEWS.com – Sekolah Tinggi Agama Islam STAI Yayasan Pendidikan Islam Qaimuddin (STAI YPIQ) Baubau secara resmi menutup rangkaian pembekalan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Angkatan XXVI yang digelar di Kampus YPIQ, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Minggu (7/12/2025).
Penutupan pembekalan KKL mahasiswa STAI Baubau berjalan dengan khidmat. Kegiatan tersebut menjadi penanda kesiapan mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian di berbagai lokasi penempatan.
Rangkaian pembekalan yang telah berlangsung selama beberapa hari tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dari internal kampus maupun praktisi lapangan.
Ketua Panita pembekalan KKL STAI YPIQ Anarida melalui sekretarisnya La Ode Dupri Satriyadi mengatakan, selama pembekalan, para pemateri memberikan materi seputar metode observasi sosial, penyusunan program kerja, etika berpikir dan bertindak di tengah masyarakat, serta konsep leadership dalam kegiatan pengabdian.
“Jadi mahasiswa siap di tempatkan di poskonya masing-masing selama 40 hari,” tutur Dupri pada awak media.
Dupri Satriyadi menambahkan, selama pembekalan materi, mahasiswa diberikan arahan teknis terkait mekanisme pelaporan, pedoman etika komunikasi dengan tokoh masyarakat, serta penguatan koordinasi dengan stakeholder di lokasi penempatan.
“Hal ini diharapkan dapat memudahkan mahasiswa dalam menjalankan aktivitas KKL dengan lebih terarah,”katanya.
La Ode Dupri Satriyadi yang kerap disapa Aldi berharap mahasiswa dapat memanfaatkan momentum KKL sebagai ruang untuk membangun kepekaan sosial. Selama KKL mahasiswa juga dapat memanfaatkan teknologi di era digital sebagai referensi.
“Kami berharap para mahasiswa mampu menjaga nama baik kampus, beradaptasi dengan lingkungan penempatan, serta menghasilkan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Aldi.
Setelah penutupan ini, kata dia, mahasiswa akan memasuki tahap orientasi wilayah sebelum mulai melaksanakan program-program pengabdian. Kegiatan KKL dijadwalkan berlangsung selama selam Satu bulan lebih sesuai jadwal yang telah ditetapkan kampus dan kebutuhan di lapangan.
“Dengan berakhirnya pembekalan, seluruh peserta kini resmi siap diterjunkan untuk memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kehidupan sosial keagamaan di masyarakat,” pungkasnya.
“Mahasiswa STAI siap diberangkatkan pada hari Rabu tanggal 10 Desember 2025 dan kembali pada hari Minggu tanggal 18 Januari 2026,”tutup Aldi.



