BAUBAU, WARAWARANEWS.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau mencatat realisasi kinerja 96,60 persen sepanjang tahun 2025 dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Capaian tersebut diungkapkan dalam Press Release Akhir Tahun 2025 yang digelar di kantor BNN Kota Baubau, Rabu (31/12/2025).
Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara BNN, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya memerangi narkoba di Kota Baubau.
“Realisasi kinerja dan anggaran tahun 2025 mencapai 96,60 persen berdasarkan data aplikasi SAKTI,” ujar Alamsyah.
Ia menjelaskan, realisasi kinerja tersebut terdiri atas Bagian Umum sebesar 99,78 persen, Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat 100 persen, Pemberantasan 100 persen, dan Rehabilitasi 84,83 persen.
Menurut Alamsyah, belum maksimalnya capaian rehabilitasi disebabkan layanan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN) yang baru melayani 719 orang dari target 1.000 orang.
Sepanjang 2025, BNN Kota Baubau melaksanakan 50 kegiatan penyuluhan P4GN dengan jumlah peserta mencapai 5.163 orang. Program Ananda Bersinar juga menjangkau 85 sekolah dari tingkat TK hingga perguruan tinggi dengan total peserta 16.384 orang.
Selain itu, tes urine terhadap 655 orang menunjukkan hasil seluruhnya negatif narkoba. Hingga akhir tahun, terdapat 11 Kelurahan Bersinar di Kota Baubau.
Di bidang rehabilitasi, BNN Kota Baubau memberikan layanan rawat jalan kepada 29 klien serta layanan pascarehabilitasi kepada 25 klien. Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Wale juga melayani lima klien selama 2025.
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) atas layanan rehabilitasi BNN Kota Baubau tercatat sebesar 97,72 persen.
Sementara itu, pada bidang pemberantasan, BNN Kota Baubau melaksanakan asesmen terpadu terhadap tujuh tersangka. Dari hasil asesmen tersebut, satu tersangka diproses hukum dan enam lainnya direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat jalan.
Selain itu, dua kasus narkotika berhasil diungkap dan diteruskan ke BNN Provinsi Sulawesi Tenggara serta Polres Baubau.
Alamsyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan P4GN di Kota Baubau dan menegaskan komitmen BNN Kota Baubau untuk terus meningkatkan kinerja di tahun mendatang.



