Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Baubau Ajak Wartawan Melawan Berita Hoax

In Baubau, Daerah, Lokal, Politik
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Baubau, menggelar media gathering konsolidasi bersama sejumlah wartawan di salah satu Hotel di Kota Baubau, Rabu (14/6/2023) siang.

BAUBAU, WARAWARANEWS.com –  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Baubau, menggelar media gathering konsolidasi bersama sejumlah wartawan di salah satu Hotel di Kota Baubau, Rabu (14/6/2023) siang.

Kegiatan ini dilakukan untuk terjalin kerjasama yang baik antara bawaslu dan sejumlah wartawan agar dapat memberikan informasi terkait pemilu 2024 yang adil, jujur dan seimbang.

“Apa yang dilakukan kami butuh bantuan media untuk disampaikan ke publik supaya publik juga tahu dan mengetahui bagaiman penyelenggara pemilu dan masyarakat juga harus tahu berita yang integritas, fakta dan bukan hoaks,” kata Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Baubau, Muhammad Yusran Elfargani.

Ia menambahkan, jelang pemilu 2024 di media social telah banyak berita-berita hoax yang bertebaran sehingga bisa memberikan kesalahan informasi kepada masyarakat.

“Tugas kita semua, bagaimana berkolaborasi antara  Bawaslu dan media untuk menyajikan berita yang seimbang dan berkualitas sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang tercerahkan dan berkualitas,” ujar Yusran.

Dengan mengusung tema ‘Peran media massa dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 yang demokratis dan berkualitas’ dapat terjadi konsolidasi agar memperkuat kesamaan persepsi antara peran wartawan ataupun jurnalis dalam menyambut pesta demokrasi lima tahunan yang tahapannya sudah dimulai.

“Antara Bawaslu dan Media memiliki tugas yang sama yakni menjaga agar pemilu jujur, adil dan demokratis serta mensejahterakan,” ucapnya.

Menurutnya, tugas Bawaslu harus tersampaikan ke publik hingga ke masyarakat sesuai amanah Undang-Undang. Oleh sebab itu, pihaknya membutuhkan media.

Apa lagi, menjelang pemilu biasanya banyak pemberitaan yang dapat mengganggu kondusifitas pemilu seperti kampanye hitam, informasi yang cenderung menyudutkan pihak tertentu, hingga berita-berita hoax.

Dimana, banyak pihak tertentu memanfaatkan media sosial (Medsos) diantaranya memberikan pernyataan tidak berimbang yang dapat memicu potensi konflik.

“Oleh sebab itu, kami mencoba membuat pola koordinasi dan komunikasi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, agar pengawasan pemilu dapat diketahui oleh public,” ucap Yusran.

Dalam kegiatan tersebut terdapat pemateri dari jurnalis, Andi Eba, yang menyatakan, peran penting media dalam peliputan pemilu 2024.

“Kita berharap ada kerja sama dengan penyelenggara pemilu dengan media sehingga ketika dibutuhkan konfirmasi bisa ada jawabannya,” kata Andy. (Eng)

Join Our Newsletter!

Love Daynight? We love to tell you about our new stuff. Subscribe to newsletter!

You may also read!

Hiu Paus 9 Meter Terdampar di Pantai Matahora Wakatobi

WAKATOBI, WARAWARANEWS.com – Seekor hiu paus berukuran sekitar 9 meter ditemukan terdampar di perairan Dusun Rayon, Desa Matahora, Kecamatan

Read More...

Eksekusi Empat Rumah di Baubau Diwarnai Kericuhan, Sempat Terjadi Lemparan Batu

BAUBAU,WARAWARANEWS.com — Proses eksekusi empat rumah di Jalan Erlangga, Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), diwarnai

Read More...

Ore Vale IGP Pomalaa Diduga Dijual ke Morowali Tanpa Tender, PB HMI Soroti Potensi Kerugian Negara

KOLAKA, WARAWARANEWS.com — Dugaan penjualan ore nikel dari Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa milik PT Vale Indonesia Tbk ke wilayah

Read More...

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu