BAUBAU, WARAWARANEWS.com – Pemerintah Kota Baubau resmi melantik dan mengambil sumpah La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si. sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Baubau, setelah jabatan tersebut diisi pejabat pelaksana tugas selama kurang lebih tiga tahun.
Pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), rohaniawan, saksi, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Baubau.
Dalam sambutannya, Wali Kota Baubau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa jabatan Sekda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan, birokrasi, sekaligus jembatan komunikasi antara eksekutif, legislatif, dan instansi vertikal di daerah.
“Setelah 35 bulan 13 hari dan melalui enam Penjabat Sekda yang silih berganti, hari ini jabatan Sekda Kota Baubau akhirnya terisi oleh pejabat definitif,” ujar Wali Kota, Rabu (14/1/2026).
Wali Kota menjelaskan, proses pengisian jabatan Sekda telah melalui seluruh tahapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan telah dikonsultasikan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sultra, Badan Kepegawaian Negara (BKN), panitia seleksi, serta seluruh pihak yang terlibat.
Kepada Sekda yang baru dilantik, Wali Kota menekankan beberapa hal penting, di antaranya percepatan program pembangunan daerah, peningkatan disiplin dan integritas ASN, serta dorongan digitalisasi birokrasi guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien.
“Saya juga meminta seluruh ASN memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru, menghilangkan ego sektoral, dan bekerja sebagai satu tim demi mewujudkan Baubau yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Baubau, Adri, menilai pelantikan Sekda definitif merupakan langkah penting untuk memperkuat koordinasi pemerintahan daerah. Ia berharap Sekda yang baru mampu mengoordinasikan seluruh elemen pemangku kepentingan, termasuk berkoordinasi intensif dengan BKN, agar berbagai persoalan administrasi kepegawaian dapat segera diselesaikan.
Usai pelantikan, Sekda Kota Baubau La Ode Darussalam menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Wali Kota Baubau, DPRD, serta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia mengungkapkan bahwa proses pengisian jabatan Sekda merupakan tahapan panjang yang meliputi seleksi terbuka, asesmen kompetensi, hingga rekomendasi Gubernur Sultra.
“Saya berharap seluruh OPD dapat membangun sinergi dan menanggalkan ego sektoral. Kita bekerja bersama untuk mewujudkan visi dan program Wali Kota Baubau,” ujarnya.
Terkait prioritas kerja pascapelantikan, La Ode Darussalam menyebutkan percepatan penataan OPD yang mengalami penggabungan (merger) menjadi fokus utama. Tercatat terdapat lima OPD yang digabung dan berdampak pada pengisian jabatan, pembayaran gaji, serta tunjangan ASN.
“Penataan OPD hasil merger menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan hak-hak ASN,” jelasnya.
Menanggapi keterlambatan pembayaran gaji ASN, Sekda menyebut persoalan tersebut terjadi hampir di seluruh OPD dan tidak hanya di Kota Baubau, melainkan juga di sejumlah daerah lain. Oleh karena itu, penyelesaian administrasi OPD hasil merger menjadi langkah awal yang akan dipercepat.
Terkait pelantikan PPPK, Sekda menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari BKN. Setelah NIP rampung, proses penyerahan SK dan pelantikan akan segera dilakukan.
“Kami berharap seluruh proses ini dapat tuntas dalam waktu dekat, mudah-mudahan sebelum akhir Januari, sepanjang tidak ada kendala administratif,” pungkasnya.



